Selasa, 28 Maret 2017

Berdamai Dengan Diri Sendiri

Ketika semuanya mulai tidak baik-baik saja , aku hanya perlu membuat untuk semuanya kembali menjadi baik-baik saja . 
Tapi tidak mudah untuk membuatnya kembali seperti semula butuh proses panjang untuk menyembuhkan rasa kecewa . 
Aku terus belajar untuk jujur kepada diri sendiri , sebab aku tahu rasa kecewanya dibohongi . 
Memang beberapa manusia sengaja diciptakan Tuhan untuk memiliki rasa yang lebih besar membahagiakan orang yang dia sayangi dibanding dirinya sendiri .
Kelak kamu akan merindukanku sebagai sesuatu yang tak pernah kamu temukan pada siapapun .
Aku masih percaya ko , jika seorang kamu adalah seorang dari sekedar baik .
Dan yang harus kulakukan sekarang adalah belajar berdamai dengan diri sendiri .

AUTOBIOGRAFI

LATAR BELAKANG


Nama Lengkap saya Hanifa Hidayanti. Dirumah, saya biasa dipanggil dengan sapaan neng, jipong, ipa. Sedangkan teman-teman saya memanggil saya dengan sapaan ipeh.

Saya lahir di Kota Bandung, 19 April 1996. Saya anak ketiga dari tiga bersaudara. Bapak saya bernama H. Asep Supriatna dan Mamah saya bernama Hj. Anna Setiana.

Bapak saya adalah seorang wiraswasta yang mempunyai perusahaan konveksi baju-baju anak, sedangkan mamah saya adalah seorang ibu rumah tangga.

Saat ini saya tinggal di Jln. gajah mekar Kec. Kutawaringin Kab. Bandung, saya masih tinggal bersama orangtua . akan tetapi semenjak saya masuk kuliah saya jadi nge kost di daerah cibiru hilir.

Kakak pertama yang bernama Imam Sukamdani, Sekarang dia sudah menikah dan mempunyai dua orang anak perempuan. dan mempunyai perusahaan konveksi.

Kakak kedua yang bernama Nur Gina Setiawati, Sekarang dia sudah menikah dan mempunyai satu orang anak laki-laki. dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

RIWAYAT PENDIDIKAN 

Saya merupakan alumni dari MA Al-Basyariyah Cigondewah dan MTs juga di Al-Basyariyah. Selama 6 tahun saya menjenjang pendidikan disana. saya termasuk orang yang ga terlalu aktif. tapi saya tau hal banyak yang di dapat disana. Saya sering bolos waktu sekolah. waktu itu saya tinggal di pondok Al-Basyariyah selain belajar juga saya belajar organisasi disana, saya pernah menjabat sebagai bagian penerimaan tamu, dan bagian olahraga yang mempin santrinya. selain itu juga pernah menjadi pengasuhan santri baru.

Saya pernah sakit selama 3 bulan berturut turut dan saat itu memang tidak ada semangat untuk melanjutkan sekolah, di sisi lain karna dukungan dan semangat dari orangtua, keluarga, dan teman-teman saya akhirnya melanjutkan sekolah. penyakit saya waktu itu cukup kronis, saya mengalami magh kronis, sariawan akut, tuberclosis sampai makan obat 6 bulan, memang cukup parah penyakit yang saya alami tetapi karna usaha dan doa saya bisa melawan penyakit-penyakit itu sampai sembuh.

Setelah saya sembuh dari sakit, saya juga tetap mengikuti bimbingan belajar dengan teman-teman. Allhamdulillah nilai saya mampu bersaing sehingga mendapat rangking 10 besar pada waktu itu.

Setelah lulus MA saya memutuskan untuk kuliah di salah satu universitas di Bandung yaitu Universitas Islam Sunan Gunung Djati, disana saya mengambil fakuktas dakwah dan komunikasi jurusan komunikasi penyiaran islam. 

Sekarang saya lebih belajar dan mencari pengalaman ke dunia broadcasting dan saya memang ingin sekali menjadi penyiar yang profesional, MC, Presenter, serta ingin menjadi entrepeneur. dan suatu saat nanti saya ingin sekali membangun sebuah pesantren dan rumah yatim piatu. semoga usaha saya dari sekarang membuahkan hasil dan tercapai segala impian saya.